Saya memilih SMAN 68 karena persentase murid yang masuk PTN melalui jalur undangan lebih besar dari SMA-SMA lainnya di Jakarta Pusat. Saya juga masuk SMA 68 karena pergaulannya jauh lebih baik dari sekolah lain juga. Dan oleh karena itu saya harus belajar dengan sangat giat agar nilai saya tidak kalah dari teman teman yang lain.
Jikalau saya tidak dapat jalur undangan, masih ada jalur SBMPTN, dengan belajar yang maksimal saya masih mungkin mendapatkan PTN yang saya ingin dapatkan. Saya memilih SMA ini juga karena ada ekskul dan lintas minat yang saya minati yaitu bulu tangkis dan Bahasa Perancis.
Setelah saya masuk SMA 68, saya tahu bahwa SMA 68 aturannya sangat ketat hingga jika saya teelambat 15 menit saja saya dapat poin dan dipulangkan atau tidak bisa memasuki lingkungan sekolah. Jika saya masih "nongkrong" di area tertentu lebih dari jam 4 sore dan ketahuan oleh para guru atau orang lain memoto saya dan dilaporkan ke pihak sekolah, saya dapat poin sebesar 35. Oleh karena itu saya tidak boleh macam-macam selama saya masih di SMA 68, tetapi jika saya melakukan semua kegiatan belajar dengan baik dan tidak membuat pelanggaran kemungkinan besar dengan izin Tuhan Yang Maha Esa saya dapat memasuki PTN yang saya inginkan.
Comments
Post a Comment